Jurnal CARING Volume 6_Tegar Maulana Wardiyan; Astri Sapariah

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Tentang ISPA di RT 02/09 Kp. Gedong Injuk Desa Cibeureum Kec.Cisarua Kab.Bogor Tahun 2019

Tegar MW1 Astri Sapariah2

1,2 Dosen AKPER Al-Ikhlas

Abstract

Upper respiratory tract infection (ARI) is one of the heaviest respiratory diseases and causes many deaths. Based on data from the Cisarua Health Center in 2018, that cases of ARI> 5 years reached 7,558 people and early January 2019 reached 809 people. This study aims to describe the level of knowledge about ISPA in people aged 17-65 years in RT 02/09 Kp. Gedong Injuk, Cibeureum Village, Cisarua District, Bogor Regency in 2019. This type of research uses a descriptive cross sectional approach. The population was 195 with a sample of 131 using accidental techniques. The results of the study were that people with good knowledge were 46 respondents (35.1%) while people with poor knowledge were 85 respondents (64.9%). The results obtained with the characteristics of the age with the most good knowledge were at the age of 17-25 years as many as 58 (44.3%), gender was obtained with the female gender as much as 77 (58.8%), the most education was obtained by SMA / SMK education as many as 64 (48.9 %), and the most jobs were found with housewives as much as 39 (29.8%).

Keywords: Key words: Influencing factors, ISPA, Knowledge

 

Abstrak

Penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) merupakan salah satu penyakit pernapasan yang terberat dan banyak menimbulkan kematian. Berdasarkan data dari Puskesmas Cisarua tahun 2018, bahwa kasus ISPA >5 tahun mencapai 7.558 jiwa dan awal bulan januari 2019 mencapai 809 jiwa. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor determinan yang mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang ISPA pada masyarakat usia 17-65 tahun di RT 02/09 Kp.Gedong Injuk Desa Cibeureum Kec.Cisarua Kab.Bogor tahun 2019. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 195 dengan sampelĀ  sebanyak 131 yang menggunakan teknik accidental. Hasil penelitian diperoleh masyarakat dengan pengetahuan baik sebanyak 46 responden (35.1%) sedangkan masyarakat dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 85 responden (64.9%). Hasil yang diperoleh dengan karakteristik usia paling banyak pengetahuan baik ada pada usia 17-25 tahun sebanyak 58 (44.3%), jenis kelamin diperoleh dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 77 (58.8%), pendidikan terbanyak diperoleh dengan pendidikan SMA/SMK sebanyak 64 (48.9%), dan pekerjaan terbanyak diperoleh dengan pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 39 (29.8%).

Kata kunci: Faktor-faktor yang mempengaruhi, ISPA, Tingkat Pengetahuan

Download pdf