Category Archives: JURNAL CARING

Jurnal CARING Volume 8_Friska; Nuridha Fauziyah

Research article

STUDI KASUS: STRATEGI MANAJER KEPERAWATAN DALAM MENGELOLA KONFLIK

Friska1, Nuridha Fauziyah2

1 Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

2 Program Studi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

Article Info                        Abstrak
 

Article History:

 

 

Key words :

Konflik, Gaya kepemimpinan, Strategi resolusi konflik

Gaya kepemimpinan mempunyai peranan yang penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, meningkatkan produktifitas kinerja staf, meningkatkan kepuasan staf atau menjadi penyebab dalam terjadinya konflik. Konflik adalah perselisihan internal maupun eksternal yang terjadi karena kurangnya kepercayaan, ketidakadilan dan komunikasi yang tidak memadai. Gaya kepemimpinan transformasional dinilai lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan staf dan mencegah terjadinya konflik karena melibatkan seluruh staf dalam pengambilan keputusan, memotivasi dan berkomunikasi dengan seluruh staf. Konflik yang terjadi ditempat kerja harus dihindari karena memiliki efek buruk pada staf, seperti gangguan dengan kinerja tim dan berkurangnya kepuasan staf. Dan jika konflik tidak bisa dihidari, maka pemimpin memiliki andil yang besar dalam proses resolusi konflik, seorang manajer harus mampu meminimalkan dampak negatif, memfasilitasi penyelesaian konflik dengan menggunakan strategi mulai dari mengidentifikasi sumber/ penyebab konflik, jenis konflik, tahap konflik dan memilih resolusi konflik yang tepat untuk menyelesaikannya. Penyelesaian konflik yang cepat dan tepat akan mendukung keberlangsungan suatu organisasi yang dipimpin atau dikelolanya.

Corresponding author : Friska; Email : friskaharianja20@gmail.com

Download pdf

Jurnal CARING Volume 8_Friska; Abdul Rohman

Research article

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN TB PARU PARU DI WILAYAH PUSKESMAS BADAK PUTIH KECAMATAN CISARUA BOGOR TAHUN 2022

Friska1, Abdul Rohman2, Eneng Nuraeni3, Rosalina4, Hanita5, Adhirajasa6, Yogi7

1,2 Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

3,4,5,6,7 Mahasiswa Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

Article Info Abstrak
Article History:

 

 

Key words :

TB Paru, Faktor-Faktor, Puskesmas, Studi Kasus Kontrol

 

 

TB paru merupakan penyakit yang masih menjadi ancaman bagi perekonomian tidak hanya secara individual, masyarakat atau negara (ekonomi lokal) tetapi dapat berdampak pada ekonomi secara global. Kasus TB paru mengalami peningkatan setiap tahunnya yang mencapai 90% pada 84 negara di dunia, dengan jumlah kematian sebesar 1,4 juta jiwa. Kondisi lingkungan rumah merupakan salah satu faktor risiko meningkatnya kejadian TB Paru paru. Karakteristik individu yang dapat menyebabkan TB paru diantaranya umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, pengetahuan, status gizi dan kontak serumah dengan penderita. Desain penelitian yang digunakan adalah studi observasional dengan jenis desain penelitian menggunakan penelitian studi kasus kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 orang sampel kasus dan 26 orang sampel kontrol. Alat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner. Teknik analisis data dengan menggunakan 2 tahap analisis yaitu analisis univariat dan bivariat.

Corresponding author : Friska; Email : friskaharianja20@gmail.com

Download pdf

Jurnal CARING Volume 8_Niken Andalasari; Rudi Kusnadi

STUDI KASUS: PENERAPAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) PADA LANSIA DENGAN MASALAH KETIDAKBERDAYAAN
 Niken Andalasari 1, Rudi Kusnadi1 2, Novy Helena Catharina Daulima3

 1 Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

2 RSJ Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor

3 Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia

Article Info Abstrak
Article History:

 

 

 

Keywords:    cognitive behavioral therapy, elderly, powerlessness

Proses penuaan ditandai dengan adanya penurunan didalam fungsi tubuh yang berpengaruh terhadar kondisi fisik dan psikologisnya. Masalah psikologis pada lansia diantaranya adalah kesepian, keterasingan dari lingkungan, ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan akan membuat lansia tidak mampu mengatasi situasi dan sangat bergantung kepada orang lain, memunculkan rasa pesimistis, pikiran dan perilaku yang negatif. Cognitive behavioral therapy (CBT) adalah salah satu intervensi terapeutik yang bertujuan untuk merubah pikiran dan perilaku yang negatif menjadi positif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus terhadap lansia dengan ketidakberdayaan yang mengalami masalah Kesehatan congestive heart failure. Intervensi CBT dilakukan selama 2 minggu sebanyak 4 sesi

Corresponding author : Niken Andalasari; Corresponding E-mail  : nikenand@gmail.com

Download pdf

Jurnal CARING Volume 8_Nuridha Fauziyah

Research article

TINGKAT STRESS MAHASISWA TINGKAT AKHIR DALAM MENYUSUN SKRIPSI DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL PADA MASA PANDEMI COVID-19

Nuridha Fauziyah1, Burdahyat2, Nabilla Diani Fauziah2

1 Program Studi D3 Keperawatan, Politeknik Negeri Subang

2 Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Sebelas April

Article Info Abstrak
Article History:

 

 

Key words :

Dukungan sosial, pandemi Covid-19, tingkat stress, skripsi

 

Pandemi Covid-19 menimbulkan banyak perubahan dalam proses pembelajaran. Hal tersebut merupakan tantangan yang akan dihadapi oleh mahasiswa diperguruan tinggi, termasuk salah satunya mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Mahasiswa tingkat akhir sangat rentan memiliki gangguan kecemasan dan juga stress saat melakukan penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan dukungan sosial terhadap stres pada mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi skripsi pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat akhir di prodi keperawatan perguruan tinggi X dengan menggunakan teknik total sampling, yaitu sebanyak 66 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini diketahui bahwa ada hubungan antara dukungan sosial (p value = 0,01) dengan tingkat stress pada mahasiswa tingkat akhir prodi keperawatan perguruan tinggi X. Dukungan sosial berpengaruh signifikan dengan tingkat stress, dimulai dari dukungan secara fisik yang nyata, dukungan nasihat dan informasi, dan dukungan emosional. Diharapkan pada pihak instansi perguruan tinggi dapat menambah kepustakaan atau sebagai referensi yang bermanfaat meningkatkan dukungan social kepada mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun skripsi demi pengembangan ilmu maupun informasi

Corresponding author : Nuridha Fauziyah; Email : nuridhafauziyah@polsub.ac.id

Download pdf

Jurnal CARING Volume 8_I Wayan Gede Saraswasta

Research article

STUDI KASUS: ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN AKTIVITAS DAN ISTIRAHAT (STROKE)

I Wayan Gede Saraswasta1

1Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

Article Info Abstrak
Article History:

 

 

Key words :

Perawat, proses keperawatan, stroke

 

Pendahuluan: Penyakit stroke menjadi penyebab utama kematian di dunia. Perawat sebagai professional pemberi asuhan mempunyai peran penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas kepada pasien. Tujuan: Mengindentifikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan aktivitas dan istirahat (stroke). Metode: Menggunakan metode studi kasus. Hasil: terdapat lima tahapan yang dilakukan dalam studi kasus menggunakan proses keperawatan. Proses keperawatan terdiri dari pengkajian, penentuan diagnosis, rencana intervensi, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Prioritas diagnosis keperawatan yang dibahas yaitu resiko perfusi serebral tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan gangguan komunikasi verbal. Kesimpulan: Tahapan dalam proses keperawatan pada pasien dengan gangguan aktivitas dan istirahat (stroke) harus saling berkesinambungan dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

Corresponding author : I Wayan Gede Saraswasta; Email : gdesaraswasta@gmail.com

Download pdf

Jurnal CARING Volume 8_Friska; Astri Sapariah

Research article

STUDI KASUS: STRATEGI MEMPERTAHANKAN SUMBER DAYA KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT MILITER JAKARTA

Friska1, Astri Sapariah2, Titiek Muhaeriwati3

1,2 Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

3 Pengendalian Mutu Pelayanan Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto

Article Info Abstrak
Article History:

 

 

Key words :

Retensi Perawat, Strategi Retensi, Sumber Daya Keperawatan

 

 

Perawat merupakan sumber daya kesehatan yang paling banyak berada di rumah sakit. Sebagian besar pelayanan yang dilakukan di rumah sakit merupakan pelayanan keperawatan yang diperikan oleh tenaga perawat. Angka turnover perawat yang tinggi dapat menyebabkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh suatu organisasi rumah sakit menurut. Maka dari itu perlu upaya untuk mempertahankan sumber daya keperawatan tersebut. Upaya untuk mempertahankan sumber daya keperawatan dapat dilakukan dengan melakukan intervensi pada level individu; intervensi pada level leader; dan intervensi pada level organisasi. Intervensi pada level individu perawat dilakukan dengan meningkatkan kualitas program bimbingan seperti orientasi, mentorship, dan perseptorship. Intervensi pada level leader dapat dilakukan dengan cara melakukan pelatihan manajemen dan kepemimpinan untuk meningkatkan kepercayaan, loyalitas, keamanan, dukungan, dan apresiasi pada karyawannya. Intervensi pada level organisasi dapat dilakukan dengan meningkatkan kohesi perawat dan meninjau ulang sistem penjadwalan yang diberlakukan. Untuk memperat hubungan antar perawat dapat dilakukan kegiatan untuk meningkatkan kerjasama tim dan komunikasi efektif. Berbagai upaya untuk mempertahankan sumberdaya keperawatan tersebut diharapkan dapat diaplikasikan oleh setiap manajer di rumah sakit. Dengan upaya tersebut diharapkan angka turnover perawat menurun dan retensi perawat dapat meningkat.

Corresponding author : Friska; Email : friskaharianja20@gmail.com

Download pdf

Jurnal CARING Volume 6_Abdul Rohman; Niken Andalasari

Perbandingan Pengetahuan Remaja Siswa/I Tentang Pendidikan Seksualitas Di SMPN 1 Cisarua Kelas VIII dengan SMPN 2 Cisarua Kelas VIII Tahun 2019

Abdul Rohman1, Niken Andalasari2

Dosen AKPER Al-Ikhlas

Abstract

Background: Adolescence is a period when someone will find new things that are interesting. In modern times, a lot of false information about sex is spread both in electronic media and in the mass media. This has a negative impact on the occurrence of free sex behavior among adolescents and adults that occurs in society. Objective: To compare the level of knowledge about sexuality education in adolescents at the junior high school level. Methods: This study used a descriptive research method with cross sectional sampling. The data used are primary data regarding knowledge of sexuality. The inclusion and exclusion criteria in this study are: adolescents aged 14-16 years who are in class VIII and unmarried adolescents. Sampling in this study was using purposive sampling technique so that a sample of 80 adolescents aged 14-16 years was obtained. This research instrument using a questionnaire. Result: The level of knowledge is less about sexuality education by 50% at SMPN 2 Cisarua. Conclusion: There is a significant difference between the level of knowledge about sexuality at SMPN 1 Cisarua and SMPN 2 Cisarua.

Keywords: Sexuality Education, Youth, Knowledge Level

 

Abstrak

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa-masa seseorang akan menemukan hal-hal baru yang menarik. Di jaman modern ini banyak sekali informasi yang tidak benar mengenai seks tersebar baik di media elektronik maupun di media massa. Hal ini berdampak buruk pada terjadinya perilaku seks bebas di kalangan remaja maupun orang dewasa yang terjadi di masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan tentang pendidikan seksualitas pada remaja di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer mengenai pengetahuan tentang seksualitas. Adapun kriteria inklusi dan eksklusi pada penelitian ini yaitu: remaja yang berusia 14-16 tahun yang duduk pada kelas VIII dan remaja yang belum menikah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 80 orang remaja usia 14-16 tahun. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat pengetahuan kurang tentang pendidikan seksualitas sebesar 50% pada SMPN 2 Cisarua. Kesimpulan: Perbandingan tingkat pengetahuan tentang seksualitas pada SMPN 1 Cisarua dan SMPN 2 Cisarua terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

Kata Kunci : Pendidikan Seksualitas, Remaja, Tingkat Pengetahuan

Download pdf

Jurnal CARING Volume 6_Ramdani; Masykur Khair

Studi Fenomenologi: Pengalaman Ibu Hamil Tentang Penanganan Morning Sickness di Kp. Tenggek Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor tahun 2019

1Ramdani, 2Masykur Khair

1,2Dosen Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

Abstract

Background: Morning sickness is a condition of nausea and vomiting experienced by some pregnant women in the early trimester of pregnancy. Purpose: to explore in-depth experiences of pregnant women about handling morning sickness in Kp. Tenggek RT04 / RW 01 Cimande Hilir Village, Caringin District, Bogor Regency. Methods: This study is a qualitative study with a phenomenological approach consisting of four stages, namely bracketing, intuiting, analyzing, and describing. Participant recruitment was carried out using a key informant, namely the posyandu cadre in Cimande Hilir Village, Caringin District, Bogor Regency. This study consisted of 10 participants who had the following criteria: 1) 1st trimester pregnant women; 2) pregnant women who are 20-35 years old; 3) pregnant women who work and do not work; 4) pregnant women with a minimum education of junior high and high school; 5) Willing to be a participant in the research by signing the research approval statement sheet; and 6) Able to say and express experiences well. Collecting data in this study using semi-structured interviews. The data analysis used Collaizi’s thematic analysis which consisted of six stages, namely the preparation of transcripts, coding, categories, themes, interpretation and validation. Results: the thematic analysis in this study contained 5 (five) themes, namely: 1) Morning sickness is a feeling of nausea and vomiting; 2) Morning sickness in pregnant women results in no appetite and laziness to drink; 3) Symptoms of morning sickness are relieved by eating candy, ginger, rest and smell the aroma of eucalyptus oil; 4) Motivation for pregnant women to do activities when experiencing morning sickness is due to economic factors and so that the body is not weak; 5) The needs of pregnant women during morning sickness are husband, family, friends and a comfortable environment. Conclusion: Participants describe that morning sickness is a state of nausea and vomiting that occurs during pregnancy due to hormonal factors, age factors, tiring activities, nutritional intake and psychological burden. The condition of morning sickness experienced by pregnant women is considered normal during pregnancy, but excessive morning sickness can have a significant impact on complications.

Keywords : morning sickness, experience of pregnant women, qualitative research

 

Abstrak

Latar Belakang: Morning sickness merupakan kondisi mual dan muntah yang di alami oleh beberapa wanita hamil pada trimester awal kehamilan. Tujuan: untuk mengeksplorasi mendalam pengalaman Ibu hamil tentang penanganan morning sickness di Kp. Tenggek RT04/RW 01 Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang terdiri dari empat tahapan yaitu bracketing, intuiting, analyzing, dan describing. Rekrutmen partisipan dilakukan dengan menggunakan key informan yaitu ibu kader posyandu di Desa Cimande Hilir Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Penelitian ini terdapat 10 partisipan yang memiliki kriteria sebagai berikut: 1) Ibu hamil trimester 1; 2)  Ibu hamil yang berusia produktif 20-35 tahun; 3) ibu hamil yang bekerja dan tidak bekerja; 4) Ibu hamil yang berpendidikan minimal SMP dan SMA; 5) Bersedia menjadi partisipan dalam penelitian dengan menandatangani pada lembar pernyataan persetujuan penelitian; dan 6) Mampu mengatakan dan mengekspresikan pengalaman dengan baik. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan analisis tematik metode Collaizi yang terdiri dari enam tahapan yaitu penyusunan transkrip, koding, kategori, tema, interpretasi dan validasi. Hasil: analisis tematik pada penelitian ini terdapat 5 (lima) tema yaitu: 1) Morning sickness merupakan perasaan mual dan muntah; 2) Morning sickness pada ibu hamil mengakibatkan tidak selera makan dan malas minum; 3) Gejala morning sickness berkurang dengan makan permen, jahe, istirahat dan menyium aroma minyak kayu putih; 4) Motivasi ibu hamil melakukan aktivitas saat mengalami morning sickness karena faktor ekonomi dan supaya badan tidak lemas; 5) Kebutuhan ibu hamil selama morning sickness adalah suami, keluarga, teman dan lingkungan yang nyaman. Kesimpulan: Partisipan mendiskripsikan bahwa morning sickness merupakan keadaan mual muntah yang terjadi pada masa kehamilan akibat faktor hormonal, faktor usia, aktivitas yang melelahkan, asupan nutrisi dan beban psikologis. Kondisi morning sickness yang dialami ibu hamil dianggap sesuatu hal yang normal selama kehamilan, namun jika kondisi morning sickness berlebihan dapat memberikan dampak komplikasi yang signifikan.

Kata Kunci : mual muntah, pengalaman ibu hamil, penelitian kualitatif

Download pdf

Jurnal CARING Volume 6_Neni Farida; Sunanda

Studi Kasus: Dampak Asap Rokok Terhadap Perokok Pasif pada Siswa-Siswi Kelas X di SMK PGRI Sukamakmur pada tahun 2019

Neni Farida1 Sunanda2

1,2 Dosen AKPER Al-Ikhlas

Abstract

Background: Smoking is one of the biggest concerns facing the health world to date, because it has caused nearly 6 million people to die in a period of one year and approximately 600,000 people die from exposure to cigarette smoke or often referred to as passive smoking. The impact of cigarette smoke from active smokers can be a health problem for passive smokers, where secondhand smoke is someone who does not have a smoking habit. Aims: to determine the impact of smoking on passive smoking on students of SMK PGRI Sukamakmur. Methods: This study used a qualitative research design with a case study approach by discussing the negative impact of cigarette smoke on health problems experienced by passive smokers. This study contained 10 respondents as passive smokers who felt the impact of active smoking. Respondents were selected based on key informants from the teachers of SMK PGRI Sukamakmur. Collecting data by conducting interviews and observing respondent behavior related to the level of respondent’s knowledge of the impact of secondhand smoke. Analysis of the data used in this case study by analyzing case descriptions, case themes and themes between cases. Conclusion: Secondhand smoke inhaled by secondhand smoke contains levels of tobacco, nicotine, tar and other gases that are harmful to the body of secondhand smoke which can cause obstructive pulmonary disease, asthma, lung cancer and other diseases.

Keywords: Keywords: Impact of Cigarette Smoke, Passive Smokers, Vocational School Students

 

Abstrak

Latar belakang: Merokok merupakan salah satu kekhawatiran terbesar yang sedang dihadapi oleh dunia kesehatan sampai saat ini, karena telah menyebabkan hampir 6 juta orang meninggal dalam kurun waktu satu tahun dan kurang lebih 600.000 orang meninggal karena terpapar asap rokok atau sering disebut dengan perokok pasif. Dampak asap rokok yang berasal dari perokok aktif dapat menjadi masalah kesehatan bagi perokok pasif yang dimana perokok pasif adalah seseorang yang tidak memiliki kebiasaan merokok. Tujuan:  untuk mengetahui dampak rokok bagi perokok pasif pada siswa-siswi SMK PGRI Sukamakmur. Metode: Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan membahas dampak negative dari asap rokok terhadap masalah kesehatan yang dialami pada perokok pasif. Penelitian ini terdapat 10 responden sebagai perokok pasif yang merasakan dampak yang diakibatkan dari perokok aktif. Responden dipilih berdasarkan key informan dari guru-guru SMK PGRI Sukamakmur. Pengumpulan data dengan melakukan metode wawancara dan observasi perilaku responden terkait tingkat pengetahuan responden terhadap dampak menjadi perokok pasif. Analisa data yang digunakan pada studi kasus ini dengan menganalisis deskripsi kasus, tema kasus dan tema antarkasus. Kesimpulan: Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif mengandung kadar tembakau, nikotin, tar dan gas lainnya yang berbahaya bagi tubuh perokok pasif yang dapat menimbulkan penyakit paru obstruktif, asma, kanker paru-paru dan penyakit lainnya.

Kata Kunci: Dampak Asap Rokok, Perokok Pasif, Siswa-Siswi SMK

Download pdf

Jurnal CARING Volume 6_Nurrochmat Affandi; Ali Imran

EFEKTIFITAS TANAMAN KELOR TERHADAP OBESITAS PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RAUDHATUL ATHFAL AL-HIKMAH CISARUA, CISARUA, BOGOR, TAHUN 2019.

1Nurrochmat Affandi, Apt., MM, 2Ali Imron, S.Kp.

1,2Dosen Akademi Keperawatan Al-Ikhlas

Abstract

Obesity in children exactly is unknown till yet but many of scientific researchs identified that the cause of obesity and children obesity are multifactors. Three factors as factors which give risk factors for obesity and children obesity such as genetic factor, daily activities and  diet. The aim of this research  how to know effectivity of drumstick for children obesity in pre-school age children at Raudhatul Athfal Al-Hikmah Cisarua, Kabupaten Bogor. This is quantitative of  research with descriptive reserach design and use cross sectional approach. Taking samples by totally sampling with total 55 people. Data analysis by unvariat. Result research that mothers of pre-school age children which have good knowldge of obesity in pre-school age children are 23 people (41.8%), fair in knowledge are 24 people (43.6%) and poor knowledge are 8 people (14.6%). But in 26-35 year old (young mother) 35 people (63.6%), 36-45 year old (mature mother) 17 people, and 46-55 year old (elderly) 5 people (5.5%). Base on educational background; mother wich have Senior High School graduated  21 people (38.2%), Junior High School graduted  21 people (38.2%), and not have background oeductional school 3 people (5.5%). Base on profession mothe wich have job 44 people (80.0%) and mother which have not job 11 people (20.0%).

Keywords : Effectivity of drumstick, obesity in pre-school age children.

 

Abstrak

Obesitas pada anak hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa penyebab kegemukan dan obesitas pada anak bersifat multifaktor. Ada tiga faktor yang diketahui berperan besar meningkatkan risiko terjadinya kegemukan dan obesitas pada anak, yakni faktor genetik (keturunan), pola aktivitas, dan pola makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  efektifitas tanaman kelor terhadap obesitas pada anak usia pra sekolah di Raudhatul Athfal Al-Hikmah Cisarua, Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampling yaitu total sampling dengan jumlah sampel 55 orang. Analisis data dilakukan secara unavariat. Hasil penelitian diperoleh ibu siswa/i Raudhatul Athfal Al-Hikmah yang berpengetahuan baik tentang obesitas pada anak usia pra sekolah sebanyak 23 orang (41.8%), berpengetahuan cukup 24 orang (43.6%) dan kurang baik 8 orang (14.6%). Berdasarkan usia, pada usia 26-35 tahun (dewasa awal) sebanyak 35 orang (63.6%), usia 36-45 tahun (dewasa akhir) 17 orang (30.9%), dan usia 46-55 tahun (lansia awal) sebanyak 5 orang (5.5%). Berdasarkan riwayat pendidikan, SMA/SMK  sebanyak 21 orang (38.2%), tamatan SMP sebanyak 21 orang (38.2%) dan responden yang tidak memiliki pendidikan sekolah sebanyak 3 orang (5.5%). Berdasarkan pekerjaan, ibu rumah tangga sebanyak 44 orang (80.0%), dan yang pekerjaan wiraswasta sebanyak 11 orang (20.0%)

Kata kunci : Efektifitas Tanaman Kelor, Obesitas pada anak usia sekolah.

Download pdf